Jumat, 17 Maret 2023

Usaha Menerbitkan Buku

KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA

Gelombang ke28

Pertemuan ke   : 30

Hari/Tanggal    : Jumat, 17 Maret 2023

Judul Materi     : Usaha Menerbitkan Buku

Narasumber      : Mukminin, S.Pd

Moderator         : Muliadi, M.Pd



Diawali dengan kalimat motifasi dari moderator bapak Muliadi, M.Pd. Sebuah Quote dari mujahid Mesir, Sayyid Qutb rasanya patut menjadi renungan dan menjadi motovasi buat kita " Satu peluru hanya bisa mamapu menembus satu kepala, tetapi satu tulisan bisa menembus ribuan dan bahkan jutaan kepala.

Tentulah yang dimaksud Sayyid Qutb tersebut adalah bahwa pengaruh tulisan itu luar biasa besar dan luas. Lihat saja buku Ihya Ulumiddin karya Imam Algazali, buku yang terbit seribu tahun  yang lalu itu hingga sekarang masih terus dibaca dan mempengaruhi banyak orang dimuka bumi ini.

Mudah-mudahan dimalam terakhir yaitu malam ke 30, besar harapan kami terutama saya bisa menerbitkan buku dengan baik. Menerbitka buku merupakan salah satu mata rantai dari aktivitas menulis. Tulisan yang tersimpan begitu saja, tidak diterbitkan  tentu akan kurang pengaruhnya bagi diri sipenulis maupun orang lain. Penulisnya tidak dikenal, ide dan gagasan yang ditulis tidak akan tersampaikan pada orang lain. Jika kita sudah menulis siapkan diri untuk jadi penulis yang bukunya terbit agar orang lain bisa menikmati karya yang kita torehkan dalam sebuah tulisan itu.

Untuk menerbitkan buku tentu perlu perjuangan dan usaha yang keras. Apa saja usaha yang dilakukan untuk menerbitkan buku? Mari kita ikuti pembahasannya bersama bapak Mukminin, S.Pd dengan judul materi" Usaha Menerbitkan Buku" Beliau adalah seorang pengelola Kamila Press dan juga seorang penulis yang sudah berpengalamn dan banyak menerbitka buku. Malam ini bapak Mukminin, S.Pd akan berbagi pengalaman dan menjelaskan Usaha Penerbitan buku yang beliau kelola yaitu:
 

Tahapan dan cara menulis dan menerbitan buku

1. Prawiting

  •  Tahap sawal penulis mencari ide dengan peka terhadap sekitar ( pay attention). 
  •  Penulis harus kreatif menangkap fenomena yang terjadi di sekitar untuk dijadikan sebuah tulisan
  • Penulis           juga  harus banyak membaca buku

 2. Drafting

  • Penulis mulai membuat draf 
  • ( Oulane buku/dafar isi buku) sesuai dengan apa yàng disukai 
  • (Pasion): Artikel cerpen, puisi novel dan lain lain

3. Revisi

     Setelah nakah diketik kemudian lakukan revisi naskah ( tulisan mana yang baik dicantumkan     naskah mana yang perlu dibuang, naskah mana yang perlu ditambahkan).

4. Editing/Swasuntin

Penulis melakukan pengeditan dengan melakukan perbaikan kesalahan tanda baca,                kesalah pada kalimat sebelum masuk penerbit ( PUEBBI).

5. Publikasi

    Jika tulisan anada berupa naskah buku sudah yakin maka anada memasuki tahap                    publikasi  atau penerbitan buku.

 

Syarat-syarat mengajukan nomor Buku Ber-ISBN: 

1. Penerbit harus mempunyai Link berbayar 

2. Buku yang.diajukan no. ISBN harus dikirim lengkap          ke Web Perpusnas :

a.  Cover buku

b. Permohonan ISBN Buku ke Perpusnas Nasional oleh   penanggung jawab penerbit    (Direkturnya)

 

c. Surat Pernyataan Keaslian Karya bermaterei 10.000       dan ditandatangani penulis mengetahui penanggung      jawab penerbit dg stempel peberbit.

 

d. Naskah buku yg sudah dilayout bentuk PDF lengkap atau utuh satu buku harus diberi  WATERMAK seperti ini       dan nama judul buku dan peberbit.

 

Buku yang bisa diterbitkan oleh Kamila Press ada 2 macam, jika memenuhi syarat aturan Perpusnas bisa ber-ISBN. Jika tidak memenuhi syarat berupa antologi menulis bareng (menyebar) maka akan diterbitkan menggunakan nomor QRCBN. Waktu penerbitan buku sekitar 1,5 sampai 2 bulan.  Sebelum masuk ke penerbit harus ada editing dulu dari penulis, tetapi di Kamila Press juga ada editing lagi.  Penerbit Kamila Press adalah Penerbit Indie.

 

Syarat-syarat Penerbitan di Kamila Press Lamongan:

1. Kirimkan naskah lengkap.

  •           Judul
  •           Kata Pengantar
  •         Daftar Isi, Naskah
  •      Daftar Pustaka
  •        Biodata Penulis dengan Fotonya
  •      Synopsis

 

2.  Ketik A5 ukurannya 14,8 x 21 cm, spasi 1,15, ukuran font 11 dan margin kanan 2 cm, kiri 2 cm, atas 2 cm, bawah 2 cm.  Gunakan huruf Arial, Calibri, atau Cambria dan masukkan dalam 1 file, lalu kirim ke WA Cak Inin atau via email gusmukminin@gmail.com

Harga Penerbitan buku di Kamila Press Lamongan ( harga sewaktu-waktu bisa berubah):

 

 Biaya Cetak buku  A5, kertas Bookpapar (coklat halus) atau HVS putih  (termasuk biaya ISBN, Layuot, edit, cover buku, PO buku, sertifikat). Minimal cetak 10 buku mulai 1 September 2022. 

A. 60 halaman: 

# Cetak 10 buku/ eksp. =  645.000 + Ongkir

B. 70 hlm:  

# Cetak 10 buku = 665.000 + Ongkir

C. 85 hlm : 

# Cetak 10 buku = 673.000 + Ongkir 

D. 90 hlm:

# Cetak 10 Buku = 728.000 + Ongkir 

E. 100 hlm: 

# Cetak 10.Buku = 738.000 + Ongkir

F. 125 hlm: 

# Cetak 10 buku = 764.000 + Ongkir 

G. 150 hlm:

# Cetak 10 buku = 815.000 + Ongkir 

H. 200 hlm: 

# Cetak 10 buku = 855.000 + Ongkir 

I. 250 hlm:

# Cetak 10 buku = 915.000 + Ongkir 

J. 300 hlm:

# Cetak 10 buku = 970.000 + Ongkir

H. 350 hlm:

# Cetak 10 buku = 1.120.000 + Ongkir 

I. 400 hlm:

# Cetak 10 buku = 1.170.000 + Ongkir

J. 450 hlm:

# Cetak 10 buku = 1.220.000 + Ongkir

K. 500 hlm:

#Cetak 10 = 1.270.000 + Ongkir 

#  Setelah cetak buku 10 dengan jumlah halaman yang sama dan harga harga tersebut, lebihnya dihitung harga cetak ulang:

1.  Cetak buku 60 hlm Harga @ 22.000

2. Cetak buku 70-75  hlm harga  @23.000

3. Cetak buku 100 hlm. Harga @ 25. 000

4. Cetak buku 140 hlm harga @ 30.000

5. Cetak buku 150 hlm @ 31.000

6. Cetak buku   250 hlm. Harga @ 42.000

7. Cetak buku  300 hlm. Harga @  47.000

8. Cetak 320 hlm. Harga @ 48.000

9. Cetak 340 hlm. Harga @ 50.000

10.Cetak 360 hlm. Harga  @ 52.000

11. Cetak 380 hlm. Harga  @ 55.000

12. Cetak 400 hlm. Harga @  57.000

13. Cetak 420 hlm. Harga @  59.000

14. Cetak 440 hlm. Harga @  62.000

15. Cetak 480 hlm. Harga @  65.000

16. Cetak 500 hlm. Harga @ 67.000

PLUS ONGKIR! 

Menerbitkan buku ber-ISBN tidak sulit yang penting penuhi syarat-syaratnya, terutama untuk karya solo. Untuk karya bersama atau antologi, ada pilihan QRCBN.

 Membuka usaha penerbitan tidak perlu memiliki usaha percetakan sendiri, tetapi kita bisa bekerja sama dengan pemilik usaha percetakan. Membuat usaha penerbitan juga tidak perlu modal besar, yang penting cukup.


Rabu, 15 Maret 2023

Yuk Refleksi Diri Siswa dengan Blog

 KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA PGRI 

GELOMBANG Ke-28 

Pertemuan ke     : 29

Hari/Tanggal       : Rabu,  15 Maret 2023

Judul Materi        : Blog Sebagai Media Dokumentasi Refleksi Diri Siswa.

Narasumber        : Bambang Purwanto, S.Kom, Gr

Moderator           : Gina Dwi Septiani, M.Pd



Perkembangan teknologi dapat memberikan kemudahan bagi kita semua untuk mendapatkan informasi dengan berbagai cara dengan sangat cepat. Tanpa harus pergi keperpustakaan atau tempat mengakses berita terbaru.  Salah satu contohnya yaitu dengan menggunakan metode yang paling efektif , seperti dengan mengakses internet yang memuat berbagai konten web dan artikel didalamnya. Blog adalah salah satu cara paling efisien untuk mendapatkan informasi secara cepat dari berbagai sumber yang dapat kita pilih sendiri.

Pada kegiatan KBMN gelombang 28 saja, peserta  mempergunakan blog untuk membuat resume  dari segiatan kemudian dikirim linknya ke panitia. Ini adalah salah satu contoh penggunàan blog yang dapat kita lihat.  Blog juga bisa dipergunakan guru sebagai media dokunentasi dalam merefleksikan pembelajaran dikelas melalui refleksi diri siswa. 

Bagaimana cara membuat blog untuk media dokumentasi refleksi diri siswa? Apa langkah- langkahnya? 
 
Dipengujung malam kegiatan KBMN 28 yaitu pada kegiatan ke 29 alias H-1 the end. Kita peserta KBMN  disuguhkan dengan materi yang tak kalah empuk dan nikmatnya dari materi sebelumnya, serta sangat bermanfaat dan ada hubungan yang sangat siknifikan dengan tugas kita sebagai guru. Materi malam ini adalah " Blog sebagai Media Dokumentasi Refleksi Diri Siswa. Bersama narasumber yang hebat yaitu  bapak Bambang Purwanto, S.Kom, Gr seorang guru TIK di SMP Taruna Bakti Bandung dan sudah memiliki blog sesuai dengan materi. Akan didampingin oleh moderator yang cantik yaitu ibu Gina Dwi Septiani, M.Pd

Inilah penampakan webblog yang dikelola oleh narasumber

Alhamdulillah sudah mendapatkan google adsense, walau belum bisa dicairkan karena belum memenuhi ketentuan yang berlaku. Batasnya adalah Rp. 1.300.000, sudah dua tahun belum sampai juga, tapi memang tujuannya bukan mencari cuan. Punya web ini salah satu cara :

1. Menunjukkan identitas digital (nasionalisme) dengan DOT ID (Indonesia)

2. Menunjukkan sebagai guru yang beradaptasi dengan era digital

3. Dibiayai oleh sertifikasi, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada negara bahwa dana digunakan untuk mendukung kegiatan penujang guru.

4. Tempat menyimpan atau menyalurkan hobi menulis apa pun

REFLEKSI DIRI UNTUK MURID

Refleksioleh murid sangatlah penting dalam setiap pembelajaran. Karena dengan adanya refleksi kita bisa tau pembelajaran yang seperti apa yang sudah kita lakukan. Murid setiap mengakhiri pembelajaran (5-10 menit) mengisi form yang sudah dibuatkan untuk melakukan refleksi.

Contoh Pertanyaan yang harus dijawab murid dituliskan dalam bentuk paragraf adalah :

1. Apa yang dipelajari hari ini? Silahkan dijelaskan

2.  Materi apa yang masih menjadi kesulitan bagi kalian (harus dijelaskan kembali)? 

3. Bagaimana perasaan kamu saat belajar bersama Mr. Bams? 

4. Adakah masukan untuk  Mr. saat pembelajaran hari ini? Kalau ada jelaskan. Mohon jelaskan dengan kalimat lengkap tidak dalam bentuk jawaban sebuah pertanyaan. Contoh : Hari ini saya ulangan bab 1. Sebelum ulangan Mr. Bams menjelaskan tujuan ulangan tidak hanya mendapatkan nilai, akan tetapi melatih kejujuran dan kepercayaan diri. Hari ini perasaan saya sangat senang belajar Mr. Bams karena sebelum dan selama ulangan berjalan dengan lancar. Masukannya kalau bisa ulangannya tidak esai semua.

Langkah-langkah pengolahan hasil refleksi diri siswa

Data yang sudah diisi berdasarkan pertanyaan nanti akan masuk ke google spreadsheet. Data ini kemudian di urutkan berdasarkan kelas. Setelah diurutkan maka di copy kemudian di paste ke excel untuk diolah. Di excel pun setelah dicopy kemudian diurutkan kembali. Ada saja murid yang lupa tidak mengisi. Setelah diurutkan maka akan ketahuan murid absen berapa yang tidak mengisi. Setiap mengisi  berikan 10 poin, setiap minggunya saya akumulasikan. Setelah diurutukan saya lanjutkan untuk copy ke blog, hanya memang kalau langsung dari excel hasilnya kurang rapih. Maka saya copy dulu ke word. Setelah dari word baru ke website. Maka hasilnya seperti gambar dibawah ini.



Ini salah satu tulisan murid yang memberikan refleksi dirinya :

Pada hari ini, kita mempelajari materi tentang Pengertian Masyarakat Digital pada halaman 142-143 dan setelahnya kita menonton sebuah video tentang Cloud Storage di Youtube dan juga mengirim link video-nya di kolom komentar di Pena Mr. Bams. Hari ini pula saya merasa senang karena semuanya lancar tidak ada suatu kendala, hari ini tidak ada masukan dari saya dan semoga hari-hari kita semua dilancarkan oleh Tuhan Yang Maha Esa.Terimakasih・

Kalau kit membaca tulisan murid ini ada beberapa hal yang bisa kita ketahui dari hasil tulisan ini:

1. Materi yang dipejari

2. Aktivitas yang dilakukan apa saja

3. Persaan yang dirasakan oleh murid

4. Karater yang spiritual untuk mengingat Tuhan YME

Hal yang tanpa disadari oleh murid, mereka sedang dilatih menulis, mempraktikan kemampuan penguasaan materi Bahasa Indonesia. Dan secara tidak sengaja kita sudah mengajak murid kita berliterasi. 

Dari tulisan-tulisan direfleksi kita sebagai guru akan memberikan penilaian berupa poin. Setiap mengisi siswa diberikan poin 10. Skor yang dicantumkan di minggu depan sudah diakumulasi dengan minggu ini. Misalnya ABCDE pertemuaan ke 1 mengisi refleksi diri, maka saya akan memberikan point 10. Kemudian di pertemuan ke 2 mengisi kembali maka poin yang akan dicantumkan di tabelnya adalah 20.

Nah, dari sini nanti kita sebagai guru bisa melihat kemampuan anak dengan berbagai sudut pandang ":

1. Siswa yang konsisten menulis

2. Siswa yang kadang menulis kadang tidak

3. Siswa yang menulis seadaanya

Poin refleksi diri bisa saya gunakan untuk remedial, bila ada nilai yang kurang-kurang dikit, poin refleksi diri bisa membantu tambahan kekurangan nilai. 

Contoh : Nilai di raport yang diharapkan adalah 80, siswa ini nilainya 79. Seharusnya remedial, tapi karena poin refleksinya tinggi makan siswa tersebut tidak usah melakukan remedial.

Manfaat blog bagi guru

Bagi guru juga banyak manfaatnya. Yang sangat indah adalah untaian doa dari murid kita. Ajarkan mereka untuk diberikan kesempatan menuliskan apa yang mereka rasakan dan harapkan. Sebagai guru pembelajar sepanjang hayat tentunya harus berani memperbaiki diri dari waktu ke waktu. Dampak dari pemanfaatan blog/web untuk pembelajaran, salah satunya mengisi refleksi diri, maka jejak digital kita akan semakin banyak. Ajaklah murid kita menulis, hubungkan dengan mata pelajaran yang kita ampu Dan yang paling penting manfaatkan blog untuk media pembelajaran juga.  Dengan ngeblog kita tahu isi hati mereka. Dengan ngeblog kita sudah menciptakan merdeka belajar.

Berikut manfaat dari blog bagi seorang guru:

1. Sebagai guru kita bisa menujukkan kepada siswa, bahwa guru memanfaatkan teknologi dalam pembelajar, semoga menjadi motivasi kepada siswa

2. Murid bisa memanfaatkan media ini sebagai jejak digitalnya

3. Murid yang tidak masuk, saat melihat dan membaca refleksi diri yang ditulis temannya merasa dapat informasi banyak

4. Manfaat lebih lanjut adalah belajar konsisten dengan apa yang biasa dikelola.


Senin, 13 Maret 2023

Kiat Promosi Buku Agar Laris Manis

 KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA PGRI 

GELOMBANG Ke-28 

Pertemuan ke     : 28

Hari/Tanggal       : Senin,  13 Maret 2023

Judul Materi        : Strategi Promosi Buku

Narasumber        : Akbar Zainudin, MM. MME

Moderator           : Sim Chung Wei, SP



Dalam dunia bisnis  sanagat dibutuhkan sebuah strategi dalam proses produksi sampai pemasaran , Agar usaha yang dijalankan  dapat berkembang  sesuai dengan keinginan pebisnis tersbut.  Teknik pemasaran dikatakan sebagai kunci keberhasilan dari penjualan sebuah usaha atau produk. Teknik pemasaran yang baik didukung dengan strategi pemasaran yang efektif dan menarik konsumen dengan strategi tersebut, proses marketing dapat dipertahankan dan cara baru dalam pemasaran juga dapat dipertahankan sehingga  membuat pelanggan semakin loyal. Strategi pemasaran tidak hanya pada produk barang dan jasa saja, tetapi buku juga penting untuk dipasarkan. Strategi pemasaran, termasuk buku terdiri dari empat hal, yang biasa disebut sebagai 4P, yaitu Product (Strategi Produk), Price (Strategi Harga), Place of Distribution (Distribusi), dan Promotion (Promosi).

Malam ini pada pertemuan ke 28 KBMN gelombang 28 akan disuguhkan materi yang begitu empuk dan topcer membahas tentang materi Strategi Promosi Buku dengan nara sumber yang memiliki banyak prestasi dan pengarang banyak buku salah satunya berjudul Manjada Wajada beliau adalah bapak Akbar Zainudin, MM. MME. Akan didampngi oleh moderator bak Sim Chung We, SP.

STRATEGI PROMOSI BUKU

APA ITU PROMOSI BUKU

Promosi adalah cara kita memberikan informasi tentang produk kepada konsumen agar mereka tertarik dan mau membeli produk kita. Promosi buku adalah cara kita mengenalkan buku yang kita miliki kepada audiens kita agar mereka tertarik dan mau membeli. 

MENGAPA PROMOSI BUKU ITU PENTING

Promosi buku itu penting karena sebagus apapun buku kita kalau konsumen atau audiens tidak mengetahui produk kita, maka mereka tidak akan tertarik, apalagi mau membeli buku kita. 

Beberapa tujuan dari promosi buku adalah:

1. Membuat audiens mengenal (tahu) buku kita.

2. Membangkitkan kebutuhan konsumen untuk membeli buku kita. Bagaimana caranya yang            tadinya mereka tidak butuh, tetapi setelah kita promosikan menjadi butuh. 

3. Meyakinkan konsumen untuk membeli buku. 

4. Mengharapkan konsumen agar mau merekomendasikan buku kita kepada orang lain.

TUJUH PROGRAM PROMOSI BUKU. 

Program promosi bisa dilakukan oleh penerbit maupun penulis. Beberapa program promosi yang bisa dilakukan. 

A.  LAUNCHING BUKU. 

Launching Buku adalah program untuk meluncurkan buku baru. Bisa di aula, masjid, lembaga pendidikan, hotel, di mana saja. Yang mengadakan bisa penerbit maupun penulis. Yang membiayai launching buku siapa? Bisa penerbit, bisa penulis. Kita perlu meyakinkan penerbit kalau buku kita akan laku, karena itulah mereka perlu menyelenggarakan program launching buku. 

Kalau di Gramedia, di toko-toko buku mereka ada tempat untuk launching buku. Kita bisa memanfaatkan tempat ini. Jadi kita promosikan acaranya, tempatnya di toko buku Gramedia. 

Sekarang ini program launching buku semakin mudah. Dengan adanya Media Sosial, kita bisa melakukan program launching buku ini bahkan dari rumah. Bisa melalui FB, IG, ataupun Youtube. 

Buat saja program LAUNCHING BUKU, live di FB, IG, atau Youtube. Undang kawan-kawan kita. Ajak mereka berpartisipasi. Launching buku kalau perlu setiap bulan. Kan ngga harus sekali. Bulan ini Launching Pertama, Bulan depan Launching kedua, ketiga, dan seterusnya. Kalau setiap bulan kita launching buku kita, setahun kita sudah 12 kali launching buku. Keren, kan?,

B.  BEDAH BUKU. 

Bedah buku adalah acara diskusi untuk membedah isi buku kita. Bedah buku ini bisa secara online maupun offline. Offline artinya kita menyelenggarakan bisa bekerjasama dengan berbagai lembaga. Lembaga pendidikan, perpustakaan, majlis taklim, masjid, dan sebagainya. 

Pokoknya, di semua tempat dan situasi yang memungkinkan, kita tawarkan bedah buku. Berapapun yang hadir, kita selenggarakan terus menerus. Apalagi sekarang ini eranya digital. Bukan berapa orang yang hadir yang penting, tetapi direkam lalu diupload di Medsos acara kita. InsyaAllah akan semakin membuat orang mengenal kita. 

Sekali lagi, yang lebih mudah sekarang ini adalah bedah buku secara online. Kita undang orang-orang untuk ikut acara bedah buku bersama kita. Bisa di FB, IG, WA Grup, Zoom, dan sebagainya.

C.  SEMINAR ATAU PELATIHAN

Lakukan seminar ataupun workshop sesuai dengan tema buku kita. Kalau saya bukunya motivasi dan menulis. Maka saya secara berkala menyelenggarakan seminar dan diklat terkait motivasi dan menulis. 

Seminar atau workshop ini, pertama-tama bolehlah dilakukan gratis. Karena target kita adalah mengenalkan buku kepada para peserta. Lakukan secara kontinyu, misalnya sebulan sekali. Kalau misalnya bisa offline, laksanakan di sekolah misalnya. Kalau tidak bisa offline, lakukan secara online. Bisa via WA, Zoom, FB, IG, dan sebagainya.

D. MEMBANGUN KOMUNITAS

Komunitas yang kita bangun adalah komunitas yang kita sesuaikan dengan tema buku kita. Kalau buku kita temanya motivasi, maka kita tuliskan buku-buku tentang motivasi. Buku tentang guru, maka bangun komunitas guru. Buku tentang menulis, bangun komunitas menulis. Buku tentang Ice Breaking, bangun komunitas Ice Breaking. Buku tentang bahasa, bangun komunitas bahasa. 

Komunitas membuat kita lebih dekat dengan pembaca sehingga memudahkan kita untuk menawarkan mereka dalam membeli buku. 

Saya sendiri membangun banyak komunitas, ada komunitas guru, menulis, santri, remaja, bisnis, dan sebagainya. Semua komunitas itu ada bukunya. Saya share materi-materi yang ada di buku secara berkala, biasanya seminggu sekali, sehingga anggota komunitasi ini mendapatkan manfaat. Biasanya saya bentuk di WA Grup. Sesekali seminar melalui Zoom. 

Kelima, membangun jaringan reseller. Reseller adalah orang-orang yang mau menjualkan buku kita dan mendapatkan buku dari hasil yang terjual. Kita berikan 20-30 persen komisi dari harga jual. Misalnya harga jual buku kita Rp 100.000, kita kasih 20-30%, kita berikan materi-materi yang terkait buku kita, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk menjual.

Dewa Eka Prayoga, berhasil menjual 10.000 buku hanya dalam waktu 2 minggu melalui reseller ini. Tentu resellernya saja puluhan ribu, berbagai produk. Kalau kita sudah punya jaringan reseller, akan memudahkan kita menjual buku. 

Saya juga sedang membangun jaringan reseller ini. Belum banyak, baru sekitar 100an orang. InsyaAllah akan terus bertambah.

Keenam, jualan di marketplace. Buka toko di marketplace (Lazada, Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan sebagainya). Membuka toko di marketplace akan meluaskan promosi dan distribusi kita.  

Yang penting keberadaan kita dan buku kita ada. Itulah pentingnya ada di marketplace. Jadi kalau ada orang mencari judul buku kita, bisa ditemukan.

Ketujuh, memanfaatkan media sosial (Medsos) untuk promosi buku. Manfaatkan sebaik-baiknya followers dan subscriber dengan memberikan informasi tentang buku. Setiap hari, kita buat status terkait tema buku yang kita tulis, sehingga orang semakin paham dengan buku yang kita tulis. 

Dan jangan setiap hari isinya jualan. Lebih banyak sharing-sharing, baru selling. Lebih banyak memberikan pengetahuan kepada para pembaca sehingga mereka merasa ada manfaat menjadi followers kita. 

Sharing-sharing apa saja, kalau perlu sesuai dengan kebutuhan mereka. Sehingga setiap hari, semakin lama akan semakin ada ikatan dengan pembaca. Kalau sudah begitu, akan memudahkan kita dalam proses memengaruhi pikiran orang dalam membeli buku.

Jadi, pada dasarnya kita ini memengaruhi orang agar mereka mau menjadikan buku sebagai kebutuhan utama. Dan memang, membaca akan banyak membuka wawasan, pengetahuan, dan pilihan dalam mengambil keputusan. 

Dengan bersama-sama membangun kebutuhan akan membaca, maka akan memudahkan kita dalam proses menjual buku.

E.  MEMBANGUN JARINGAN RESELLER.

Promosi buku itukita dan mendapatkan buku dari hasil yang terjual. Kita berikan 20-30 persen komisi dari harga jual. Misalnya harga jual buku kita Rp 100.000, kita kasih 20-30%, kita berikan materi-materi yang terkait buku kita, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk menjual.

Dewa Eka Prayoga, berhasil menjual 10.000 buku hanya dalam waktu 2 minggu melalui reseller ini. Tentu resellernya saja puluhan ribu, berbagai produk. Kalau kita sudah punya jaringan reseller, akan memudahkan kita menjual buku. 

Saya juga sedang membangun jaringan reseller ini. Belum banyak, baru sekitar 100an orang. InsyaAllah akan terus bertambah.

F. JUALAN DI MARKETPLACE.

Buka toko di marketplace (Lazada, Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan sebagainya). Membuka toko di marketplace akan meluaskan promosi dan distribusi kita.  

Yang penting keberadaan kita dan buku kita ada. Itulah pentingnya ada di marketplace. Jadi kalau ada orang mencari judul buku kita, bisa ditemukan.


G. MEMANFAATKAN MEDIA SOSIAL (Medsos) untuk promosi buku.

Manfaatkan sebaik-baiknya followers dan subscriber dengan memberikan informasi tentang buku. Setiap hari, kita buat status terkait tema buku yang kita tulis, sehingga orang semakin paham dengan buku yang kita tulis. 

Dan jangan setiap hari isinya jualan. Lebih banyak sharing-sharing, baru selling. Lebih banyak memberikan pengetahuan kepada para pembaca sehingga mereka merasa ada manfaat menjadi followers kita. 

Sharing-sharing apa saja, kalau perlu sesuai dengan kebutuhan mereka. Sehingga setiap hari, semakin lama akan semakin ada ikatan dengan pembaca. Kalau sudah begitu, akan memudahkan kita dalam proses memengaruhi pikiran orang dalam membeli buku.

Jadi, pada dasarnya kita ini memengaruhi orang agar mereka mau menjadikan buku sebagai kebutuhan utama. Dan memang, membaca akan banyak membuka wawasan, pengetahuan, dan pilihan dalam mengambil keputusan. 

Dengan bersama-sama membangun kebutuhan akan membaca, maka akan memudahkan kita dalam proses menjual buku.

SESI TANYA JAWAB.

P1. 

Saepul Hikmah asal SMPN 1 Rengasdengklok Karawang

Pertanyaan. Bagaimana kiat membuat jaringan reseller agar buku kita laris dipasaran. Apa saja yang harus disiapkan? trimakasih

J1.

Dengan memuat reseller dengan mematok keuntungan yang besar, dengan mempromosikan melalui media sosial seperti face book, WA dan lain sebagainya. Jangan  Lupa promosikan pada teman-teman disekitar kita terlebih dahulu.

P2

Wahyuning dari Jakarta.

Bagaimana cara memasarkan buku di online dengan menggunakan fb ads?bagaimana desainnya agar menarik perhatian khalayak?

J2

Menghubungi pihak Face Book cari Ads kemudian pasang. Yang paling penting bagaima kita bisa membuat orang tertarik dan tunjukan manfaat dari buku kita, kemudian pilih kata - yang membuat konsumen mendapat keuntungan yang yg menarik dan mereka akan rugi kalau tidak memiliki buku kita. Pada dasarnya kita membuat status seperti biasa dan face book akan menyebarkan status promosi kita jika kita sudah melakukan kesepakatan dengan FB terutama kesepaktan tentang finansial.

P3

Eka Yulia dari Kab. Seruyan.

Suatu kebanggaan tersendiri buat Saya 

mendapatkan materi dari penulis Man Jadda Wa Jada. Sukses adalah pilihan ya, Pak, kebetulan Saya sudah baca buku Bapak, 

Pertanyaannya, ketujuh langkah teknik promosi buku dari Bapak akan terasa mudah jika Penulis itu sendiri sudah "punya nama", namuuun untuk penulis pemula seperti Saya, semua langkah itu terasa berat Pak.  Alhamdulillah novel saya lolos seleksi disalah satu penerbit indi. Penerbitnya juga suportif mendukung ikut promosi di medsos, bikin marketplace juga. Saya ikut berperan di promosi offline, bedah buku off/on, resensi juga. Dari Launching November 2022 sampai sekarang Alhamdulillah sedikiiit lagi 250 eks yang sold. Buat Saya Seneeeng sekali itu Pak. Mungkin Bapak punya tips yang lebih lagi sehingga Saya lebih kenceng promosi dan tentunya akan berpengaruh ke penjualan bukunya?

J3

Didalam mempromosikan buku yang perta sekali harus percaya diri dulu, baru kita bisa berkomukasi dengan mempromosikan buku kita keberbagai oarng bisa di sekolah , kampus kita, sekolah tempat saudara atau anak kita, bisa juga dengan seminar. Pokoknya harus tetap berusaha jangan ragu dan takut gagal yang penting berusaha. Karena usaha tidak jauh dari hasil.

 P4

Pak saya bu Yuni dari kab bekasi mau bertanya saya sudah lihat youtube pak akbar pertanyaannya cara kita berpromo buku tp tidak seperti promo bisa dijelaskan dan trik serta tipsnya bagaimana membangun komunitas terimakasih.

J4

1. Amil beberapa kata penting dari buku lalu jadikan status. Misalnya hidup adalah  perjuangan yang tak akan berhenti,  sekali berhenti  kita akan mati, maka kita harus berjuang untuk hidup. Dikutib dari buku manjada wajada.

2. Foto buku kita, kemudian kutip buku itu dengan mengasih kalimat yang menarik konsumen.

3. Minta testimoni dari orang lain, miisalnya dari siswa atau santri. Kemudian apload di media          sosial sehingga orang akan tahu apa kelebihan buku kita.

P5

Rosjida Ambawani - Ciamis. Izin bertanya.

1. Teknik pemasaran buku apakah pada intinya bisa diterapkan untuk barang?

2. Jika produk/buku ditawarkan ke teman terdekat, biasanya ada yg tiba-tiba ngambil buku dan bilang pembayarannya nanti, cenderung sulit ditagih pembayarannya dan kitanya punya sifat tidak enakan.Bagaimana solusi akan hal ini. Makasih

J5

1. Bisa, ambil teknik promosi  umum yang disesuakan dengan promosi buku

2. Jangan dikasih, tolak dengan baik. Mohon maaf saya juga beli kepenerbitnya.

P6

Saya Yuniakbar dari Semarang.

Pada saat mau menerbitkan buku pertama dulu, apakah langsung di penerbit mayor atau indie?

Trmkasih.

J6.

Bisa langsung diterbitkan gramedia

1. Cari keunikan buku kita dibandingkan dengan buku lain yang sejenis

2. Kita harus bisa menentukan siapa pembaca buku kita dan sampaikan kepenerbit

3. Apa yang membuat penerbit tertarik dengan buku kita, dengan meyakinkan penerbit misalnya kita akan melakukan seminar di berbagai kota.

Di akhir kegiatan pak akbar memberikan catan penutup yang membuat peserta KBMN optimis untuk menyelesaikan buku solonya.

CATATAN PENUTUP

Sebagai catatan penutup. Sekarang ini sebagai seorang penulis, kita kalau bisa memiliki beberapa keterampilan yang akan membantu proses penjualan buku. 

Pertama, keterampilan berbicara yang baik di depan umum (public speaking). Agar pada saat kita ada acara ataupun rekaman di Medsos dan YouTube, menjadi menarik bagi calon pembaca.

Kedua, kemampuan copywriting (membuat kata menarik untuk promosi dan penjualan). Ini salah satu keterampilan paling penting untuk menjual pada Abad 21. 

Ketiga, pemanfaatan teknologi informasi. Bagaimana memanfaatkan media sosial seperti YouTube, WA, IG, Facebook, Zoom, Webex, Google Meet, dan sebagainya. Karena eranya sekarang seperti itu. Kalau kita bisa memanfaatkan dengan baik, hidup akan lebih mudah.


Usaha Menerbitkan Buku

KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA Gelombang ke28 Pertemuan ke   : 30 Hari/Tanggal    : Jumat, 17 Maret 2023 Judul Materi     : Usaha Menerbitk...