KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA PGRI
Gelombang Ke-28
Pertemuan ke : 22
Hari/ Taggal : Senin, 27 Februari 2023
KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA PGRI
Gelombang Ke-28
Pertemuan ke : 22
Hari/ Taggal : Senin, 27 Februari 2023
KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA PGRI
Gelombang Ke-28
Pertemuan ke : 21
Hari/ Taggal : Jumat, 24Februari 2023
Produktivitas dan prestasi adalah suatu united. Menulis merupakan kegiatan produktif yang dapat dilakukan siapa saja. Bagaimana kita meraih prestasi melalui menulis? Yok menjadi produktif dalam menulis untuk melejitkan prestasi.
Malam ini sudah sampai pada pertemuan ke 21 untuk mengikuti KBMN bersama duo cantik Narasumber Bu Rita dan moderator Bunda Ewi. Akan mengajak peserta menjadi produktif dalam menulis. Dengan judul materi" Melejitkan Prestasi Dengan Menulis"
Prestasi merupakan satu kata kata yang diharapkan diraih oleh semua orang. Tapi perlu proses dan perjuangan yang sangat panjang
Untuk mengukir prestasi kita sesuaikan dengan Passion dan minat bakat yang kita punya. Karena Passion dan minat setiap manusia berbeda, semua bisa dikembangkan dengan banyak berlatih, doa usaha, dan kerja keras sesuai dengan skill yang kita punya.
Dibuka dengan sebuah puisi dari ibu Helwiyah berikut ini.
Aku ,kau dan kita
By. Helwiyah
Aku kau dan kita
Tak ada kata senja untuk sebuah asa
Selalu ada ada tuk sebuah upaya...
Karena.
Aku. ....Kau dan kita
Adaah guru perkasa
Disini kita bekerjasama
Disini kita berkarya
Disini kita membangun bangsa
Bangkitkan semangat belajar
Dengan tanpa kata tiada ...
Aku,kau dan kita
Walau merambat dan tersendat
Yakinkan diri menjadi pribadi hebat
Karena...
Tempaan waktu begitu pesat
Bagai panah yang melesat
Meninggalkan yang diam ditempat
Aku,kau dan kita
Akan terus berkembang dengan kreasi
Mari menata hati
Mari bangun visi dan misi
Mari siapkan diri
Membangun negeri yang menanti
Partisipasi aku,kau dan kita...
Di bidang literasi....
Menulis bagi guru adalah modal utama untuk menyebarikan informasi , berita , materi lewat goresan tulisan bisa melalaui media blog.
Sekarang ini milyaran konten hadir didunia maya, tentu saja ada yang positif dan ada yang negative.
Mari kita sebagai guru ikut berjuang dan ikut andil menjadi conten writer untuk memberikan ilmu yang bermanfaat bagi pembaca di dunia maya, yakinlah salah satu amalan yang tak terputus adalah ilmu yang bermanfaat.
Pertemuan malam ini berbeda dengan malam sebelumnya yaitu diawali dengan ngobar alias ngobror bareng dengan Sesi tanya jawab.
P1
(Ibu Fani Rajib. )Masha Alloh ibu Rita masih muda prestasinya segudang kalau boleh saya tahu ibu makannya apa ya?? ,sungguh kagum sekali saya pada bu Rita ....Bu Ewi aku padamu juga
J1
Makannya dulu sebelum KBM yang enak-enak bu, tapi smeenjak ikut kBM gak karuan karena pengennya nuliis aja.
P2.
Assalamualaikum Bunda perkenalkan saya Farida dari Musi Rawas
Prestasi bunda Rita sebagai penulis tentunya banyak, jadi penasaran nih Bunda.
J2
Jawananya tercurah pada votonya nanti dibawah ya.
P3
Saya Evrid M pserta KBMN 28 dar NTT
Ijin bertanya kepda narsum malam ini,
Ukuran prestasi dalam hal menulis itu, apa saja bu?
J3
Wa'alaikumsalam, Pak Evrid ukuruan prestasi dalam menulis relatif ya Bpk/ibu kalau dulu ukuran saya tulisan saya dibaca Om Jay dan dikomentari aja sudah senang banget apalagi dalpat hadiah buku tapi sekarang ukura saya beda prestasi ya juara
P4
Izin bertanya, saya wahyuning dari Jakarta. Bagaimana menjaga spirit menulis di sela-sela kesibukan?
J4
Baik Bu Wahyuning, pertanyaan ini hampir saya dapatkan disetiap KBM. Kalau sebelumnya saya menyematkan jika tidak sehari , dua hari kemudian berubah lagi hingga kini saya terfokus pada kuliah 2, kerja sehingga waktu menulis saya sangat terkorbankan. Tentunya kembali ke ibu ya majemen waktu. spirit bisa diijaga melihat semangat teman yang konsisten menulis
P5
Ibu saya Dewi dari Seruyan Kalteng, selama ini saya senang menulis fiksi, sebagai guru dan juga penulis apakah kita harus menguasai semua bentuk tulisan atau cukup berada di ranah yang memang kita sukai saja.
J5
Tidak dipungkiri kebanyak kita yang wanita pasti awalnya senang menulis fiksi , it's ok kembangkan saja. hanya saja sebagai guru kita juga dituntut menulis ilmiah, seperti PTK, essay dll tinggal disesuaikan saja
P6
Endang Ratna juwita dari Bogor,ijin bertanya:
1.Bagaimana cara bu Rita membagi waktunya?
2.Apakah semua buku terbit secara bersamaan atau berdekatan?
3.Apa tips supaya bisa kreatif dan produktif serta berprestasi seperti ibu? Terima kasih
J6
Terimakasih Bu Endang.
1 Cara saya membagi waktu jika dulu sebelum kesibukkan padat sewaktu menjadi siswa KBM, setiap saat saya usahakan ketika ada ide menulis, tapi pada saat kegiatan sudah padat saya tulis dulu pelan-pelan ide-ide utama terutama ketia saya megikuti lomba tulisan itu saya tulisa perlahan-lahan.
2. Kebetulan semangat saya membara pada tahun 2021 jadi buku saya hampir 90% terbit di tahun itu dan 1 di tahun 2020 sehinga ketika saya flashback itulah yang membuat saya terpilih menjadi salah satu guru inspiratif jenjang SMP . Yang terpenting tipsnya pandai melihat peluang. Harus berani mencoba mengikuti lomba terutama ketika lomba itu sesuai dengan passiion kita.
P7.
Imro'atus Sholihah_Jombang
1. Bagaimana cara melejitkan prestasi dengan menulis?
2. Bagaimana cara fokus menulis hingga berprestasi?
J7
Cara fokus menulis harus rajin research tentang tema yang dilombakan
P8
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokaatuh...
Izin bertanya Bu guru. Fokus menulis itu bagaimana menumbuhkan Jalan alur cerita agar di menggerti bagi pembaca. Nama Latifah dari Jakarta utara. Terimakasih
J8
Walaikumussalam wr.wb tulis aja bu hingga tuntas ide yang ada dipikiran kemudian setelah selesai baca berulang-ulang ketika kurang bahan banyak membaca yang sesuai ide kemduian minta tolong sama teman untuk membaca tulisan kita dari pembaca kita ketahui apakah tulisa kita itu sudah dimengerti atau masih perlu diperbaiki.
P9
Saya Eka Yulia dari Seruyan, Kalteng. Izin bertanya untuk Bu Rita. Selama ibu aktif menulis, apakah Ibu pernah mengalami writer's block? dab bagaimana Ibu Rita mengatasinya? Terimakasih.
J9
Tentu Bu, apalagi sekarang gak fokus hingga bbrp kali sudah tulis ide untuk lomba gak tuntas akhirnya ambil skala prioritas aja
P10
Assalaamu'alaikum....bu rita, saya pak zein jogja...mungkin bisa berbagi cara-cara membuat blog yang baik dan menginspirasi dalam dunia pendidikan serta bisa dilombakan termasuk dalam membuat gambar di layar depan.mksh
J10
Walaikumsalam Pak Zein untuk kategori blog yang baik dan menginspirasi itu tidak ada tolak ukur ya, blog yang baik itu blog yang sering update itulah blog yang baik, untuk desain dan sebagainya sambil jalan point utama dalam lomba itu adalah tulisan yang berkualitas dan jika ikngin fokus gunakan domain berbayar seperti.com
P11
Perkenalkan nama saya Dyah, ingin bertanya pernahkah ibu kalah dalam perlombaan sebelum akhirnya meraih banyak juara? Jika iya, bagaimana cara ibu menumbuhkan semangat ikut lomba lagi setelah kekalahan (karena saya pernah mengalami hal tsb), jika tidak, adakah tips untuk bisa PD lagi?
J11
tentu saja mbk semua yang saya dapat tidak instan
Perlu prises dan perjuanga.
Sebelum menjawab pertanyaan para peserta bu Rita berbagi pengalaman belau di dunia kepenulisan tentang berbagai hal sesuaai dengan materi malam ini. Tema ini sengaja beliau angkat untuk menyemangati peserta ternyata dalam dunia literasi itu bisa membuahkan prestasi yang diluar ekspetasi seperti ibu narasuber ini.
Berikut bererapa prestasi yg beliau raih juga jawanan dari pertanyaan 2
KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA PGRI
Gelombang Ke-28
Pertemuan ke : 11
Hari/ Taggal : Rabu, 1 Februari 2023
Dengan maraknya pembelajaran kontekstual di era
kekinian serta menuntut lebih aktifnya siswa dalam proses pembelajaran
salah satunya meningkatkan literasi dikalangan peserta didik. Salah satu upaya
untuk meningkatkan literasi siswa adalah dengan menggalakkan majalah sekolah,
salah satu majalah sekolah yang paling dikenal siswa adaah majalah dinding atau
Madaing. Untuk meningkatkan literasi
dilingkungan sekolah diharap para pemangku kepentingan yang ada disekolah bisa
memilih majalah yang tepat untuk meningkatkan minat baca dan menulis siswa.
Apkah majalah sekolah itu penting? Bagaimana menciptakan majalah sekolah ?
Malam ini pada pertemuan ke 10 kegiatan KBMN
gelombang 28 akan diberikan materi yang sangat menarik dan bermanfaat untuk
meningkatkan literasi siswa dengan judul materi” Mengelola Majalah Sekolah”
Akan disampaikan oleh nara sumber yang berpengalam dan berkecipung dalam
mengelola majalah sekolah yaitu ibu Widya Setianingsih, S.Ag
Ibu Widya mengawali materinya dengan sharing
pengalaman mengelola majalah sekolah. Menurut beliau keberadaan majalah sekolah
sangatlah penting. Sebagai media penampung karya siswa sekaligus sebagai media
komunikasi. Majalah sekolah bersifat informatif, edukatif dan tentu saja
kreatif.
Majalah sekolah adalah: majalah yang dikelola dibuat
dan diedarkan di kalangan sekolah dari sekolah untuk sekolah.
Langkah Langkah Menerbitkan Majalah Sekolah
Berikut ini
beberpa manfaat majalah sekolah:
Hal yang perlu diperhatikan dalam menerbitkan majalah
sekolah:
1. Nama majalah perlu dipilih yang unik, menarik
dan mudah diingat. Bisa juga membuat nama majalah berupa singkatan nama
sekolah, atau kata-kata yang menginspirasi. Contoh : SMART, MUTUALISTA, KONTAK,
CAHAYA. Catatan: KHARISMA singkatan dari Khadijah Is My Inspiration....
Sumemase adalah singkatn dari....(semoga masih ingat0
2. Artikel yang akan ditampilkan.
3. Jangan
Lalaikan Berita Seputar Sekolah yang memuat kegiatan-kegiatan sekolah, misalnya
peringatan PHBI-PHBN
4. Tidak kalah
penting juga untuk menentukan bahasa yang dipakai dalam majalah. Sebelum
menentukan bahasa yang akan kita pakai, kita harus mengetahui sasaran pasar
kita yakni siswa-siswi kita dan walimurid.
Saran terkait
dengan penggunaan bahasa:
5. Isue-isue
keseharian yang sedang trending di sekolah maupun masyarakat bisa digunakan sebagai tema. Misalnya :
6. Layout harus Menarik.
7. Kekompakan Tim
harus dipupuk. Setiap anggota crew majalah adalah bagian dari tim yang memiliki
tugas SAMA PENTING nya. Tim harus solid, saling mendukung dan mengisi
kekurangan satu sama lain. Ini adalah kunci langgengnya sebuah team.
LAPORAN PENDANAAN
A. Sumber dana:
B. Penggunaan Dana:
DISCLAIMER-
Isi diluar tanggung jawab percetakan. (Biasanya ada
disclaimer seperti ini bila percetakan itu bukanlah penerbit.)
Untuk menekan biaya, cetak majalah tidak semuanya
dicetak warna. Hanya 8 halaman saja yang di cetak warna, sisanya cukup hitam
putih saja.
Bila tidak memungkinkan majalah dicetak karena beberapa hal misalnya:
pendanaan atau situasi tidak bisa tatap muka karena pandemi, maka majalah bisa
juga disampaikan dalam bentuk digital. Misalnya dishare dalam bentuk PDF
melalui WhatsAp, Web sekolah, IG, Facebook dll. Bisa juga melalui aplikasi
flipbook atau photoshop.
KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA PGRI
Gelombang Ke-28
Pertemuan ke : 10
Hari/ Taggal : Senin, 30 Januari 2023
Fiksi menjadi salah satu karya sastra yang cukup populer.
Dalam fiksi, imajinasi pembaca bisa berkembang bebas, membayangkan cerita yang
dibaca. Oleh karena itu, menjadi penulis fiksi tidaklah mudah.
Tak hanya tantangan merangkai alur dan menuliskannya dalam
bahasa yang indah, tapi mudah dipahami, seorang penulis fiksi juga harus mampu
menghadirkan latar belakang cerita yang memikat. Untuk mengatasi
tantangan-tantangan itu, setiap penulis fiksi memiliki caranya masing-masing.
Malam
ini peserta KBM gelombang 28 akan diajarkan bagimana menulis cerita fiksi
dengan mudah dengan judul mater “ Kiat
Menulis cerita Fiksi “ Dengan narasumber yang hebat yautu bapak Sudomo, S.Pt .
Bapak
Sudomo menggunakan alur MERDEKA untuk membagikan tipsnya, yaitu Mulai dari
Diri, Eksplorasi Konsep, Ruang Kolaborasi, Demonstrasi Kontekstual, Elaborasi
Pemahaman, dan Aksi Nyata sebagai berikut:
v
Mulai Dari Diri Sendiri. Pada
alur ini, tantangan yang dihadapi saat menulis cerita fiksi tentu ada dan
mungkin tak mudah, namun dengan terus berupaya dengan membaca pengalaman
rekan penulis lainnya bisa menjadi suplemen, agar mood dalam
menulis cerita tidak pernah padam.
v
Eksplorasi Konsep.
Pada alur ini, Pak Sudomo meminta peserta membuka link bacaan dan
memperljarinya secara mandiri tentang sebuah cerpen . Garis besar materi
dari cerpen tersebut adalah alasan mengapa harus menulis cerita fiksi, syarat
bisa menulis cerita fiksi, bentuk-bentuk cerita fiksi, unsur-unsur pembangun
cerita fiksi, dan tips menulis cerita fiksi dan lain-lain. Ibu Aam sebagai salah
satu narasumber pada pertemuan sebelumnya menambahkan bahwa dari sebuah cerpen
bisa menyisipkan materi cerita fiksi.
v Ruang Kolaborasi.
Pada alur ini narasumer memberikan beberapa kalimat dan peserta melanjutkan
sendiri menjadi satu paragraf sebagai berikut :
Perlahan
suara-suara itu menghilang. Dalam gulita aku menggigil sendirian. Mendadak bulu
kudukku meremang. Terdengar suara di kejauhan. Semakin lama kian mendekat.
Jantungku
berdetak kencang, kakiku bergemuruh tak menentu, dan pandangan menjadi
bergerigi.
Dari
bawah selimut kumelihat kaki hitam tebal hendak melangkah masuk, namun terhenti
dan mengetuk lantai.
Terdengar
suara klik, oh ternyata lampu menyala dan suara “ade ko su tidur?”, ku merasa
suara kaka Jack. Segera keluar dari gebatku dan menatap tercengang, oh,
sa kaka tetangga cari anaknya, Nurly.
v Demonstrasi Kontekstual. Pada alur ini kami
diminta menuliskan 5 tema dan jawaban saya adalah tema pendidikan, tema
linkungan, tema perjalanan, tema pertemanan dan tema percintaan. Mengapa saya
memilih tema ini, karena semua ini adalah tema yang pas untuk semua kalangan.
v Elaborasi Pemahaman. Menuliskan cerita
sesuai kemauan tentu harus didasari dengan tips menulis cerita fiksi, yaitu
menumbuhkan niat, menentukan ide dan genre yang disukai dan kuasai, membaca
karya fiksi orang lain, membuat kerangka, lalu mulailah menulis kemudian tak
lupa adalah menyelesaikannya. Hal ini berhubungan dengan pertanyaan ibu Aam
selaku narasumber sebelumnya.
v Aksi Nyata. Pada bagian ini,
kami diminta untuk menulis dalam bentuk resume dengan mengkolaborasikan dengan
pengalaman pribadi.
Menurut salah seorang peserta cerita fiksi adalah
cerita yang didominasi oleh daya imajinasi pengarang agar daya imajinasi terus
optimal dengan tidak pernah berhenti menulis.
Walaupun narasumer atau pemateri telah menjabarkan
penjelasannya namun tidak dilakukannya atau tidak mempraktekkannya dengan mulai
menulis akan sia-sia.
Sebeleum
kegiatan berakhir banyak para pserta yang sangat antusias sekali dengan materi
ini bahkan banyak yang mengajukan pertanyaan.
Beberpa
peserta memberikan pertanyaan sebagai berikut:
Ibu
Imbro’atus dari Jombang menanyakan kiat membangun alur atau plot cerita
fiksi.
Pak Sudomo menjelaskan agar :
Bapak Sudomo melanjutkan agar cerita tidak melenceng dari rencana
awal buatlah outline dengan cara sebagai berikut:
1.
Kerangka disusun berdasarkan unsur-unsur pembangun
cerita fiksi
Dan beliau juga
memberikan beberapa poin penting materi, yaitu :
KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA PGRI
Gelombang Ke-28
Pertemuan ke : 9
Hari/ Taggal : Jumat, 27 Januari 2023
Menulis merupakan kegiatan
mengungkapkan sesuatu yang ada dalam pikiran. Pikiran tersebut dapat berupa,
ide, gagasan, pengalaman yang dialami, fenomena kejadian di sekitar kita, dan
lain sebagainya. Menulis dapat dilakukan kapan saja maupun dimana saja, tidak memerlukan tempat yang bagus dan
nyaman. Seperti menulis pesan di WA,
Face Book Twiter, instagram dan lain sebagainya yang dilakukan banyak orang sekarang.
Dengan
menulis kita bisa mengasah kreativitas kita dalam menuangkan berbagai ide atau
gagasan lewat sebuah karya. Selain itu, menulis juga bisa menjadi peluang baru
untuk mencari penghasilan tambahan.
Menulis memang terlihat
mudah, namun masih ada sesuatu yang mengganjal saat memulai menulis. Saat
memiliki ide atau gagasan namun sulit untuk memulai menulis, dengan berbagai
gangguan. Terlebih bagi seorang pemula yang belum pernah mencoba sama
sekali menulis atau ingin menulis. Agar kesulitan menulis bisa diatasi
malam ini kegiatn KBMN gelombang 28 akan membahas tentang materi “ Menulis itu
Mudah”
Narasumber yang akan membersamai peserta yaitu
Prof. Dr. Ngainun Naim, M.H.I. Beliau adalah seorang guru besar di UIN Sayyid
Ali Rahmatullah Tulung Agung, penulis buku, jurnal, motivator, serta pegiat
literasi. Buku beliau berjumlah 47 yang ditulis dalam waktu kurang lebih enam
tahun (2015-2021), jurnal beliau juga sangat banyak hingga tidak mungkin bisa
disebutkan satu per satu. Namun sebagian besar bukunya berisi hal-hal yang
berkaitan dengan Islam, aturan Islam, sejarah Islam, literasi, serta menulis.
Prof. Ngainun Naim tidak akan menjelaskan bahwa
menulis itu mudah atau sulit. Beliau mengajak peserta untuk bisa dengan satu
cara yaitu menulis. Jadi mudah atau sulitnya akan bisa dirasakan Ketika sudah
mempraktekkannya dengan menulis. Apa yang ditulis? Beliau memeberikan beberapa kunci menulis yang
mudah:
1. Menulislah hal-hal
sederhana yang kita alami.
Jadi
pengalaman hidup sehari-hari itu sumber tulisan yang subur. Kita akan
mudah menuliskannya karena kita menceritakan apa yang kita
alami.Tinggal kita memilih aspek apa yang mau kita ceritakan .Tidak usah
bingung2 mencari ide yang lain. Menulis apa yang kita alami
sehari-hari. Tulis saja. Jangan takut salah atau jelek. Takutlah jika tidak
menulis
2.
Jangan menulis sambil dibaca lalu diedit.
Hal ini menjadi hambatan psikologis dalam menuangkan pikiran. Menulis
utu ya menulis. Keluarkan saja apa yang ada dalam pikiran secara bebas. Tulis saja
dulu apa yang teras jangan takut salah. Satu kata... Satu kalimat... eh rupanya
udah sampai aja satu paragraf, Selesai menulis atau karena sudah habis yang mau
ditulis, tinggalkan dulu. Simpan di komputer. Jangan dibaca dulu.
3. Cari
suasana psikologis yang berbeda.
Istilahnya endapkan dulu. Saat berbeda, misalnya menulisnya pagi, maka
saat sore baru dibaca. Cermati kalimat demi kalimat.Tambahkan ide yang ada jika
memang perlu ditambah. Jika ada typo, perbaiki. Sebelum mengunggah ke blog atau
Kompasiana. Usahakan selalu membaca
ulang tulisan. Bisa sekali atau dua kali.
Prinsipnya sederhana sekali: meminimalkan hal yang
tidak sesuai dengan keinginan saya. kenapa?
Karena tulisan kita adalah jejak kita. menjadikan-literasi-sebagai-tradisi.
4.
Menulis tentang perjalanan. Ini juga jenis tulisan yang mudah dibuat.
Kita semua sangat sering melakukan perjalanan. Apa-apa yang kita lakukan
di perjalanan bisa kita tulis.Jika Bapak Ibu rekreasi, tulis saja hal-hal yang
Bapak Ibu alami. Itu mudah karena kita menjalaninya.
5. Menulis
secara ngemil. Sedikit demi sedikit.
Seperti ngemil kacang bawang ,Tidak banyak . cukup satu pagraf diawal,
nanti lanjut lagi 2 sampai 3 paragraf,
tidak pelu terburu-buru yang penting terus menulis jangan terputus.
Itulah beberapa
tips “Menulis itu Mudah yang sudah dipaparkan di atas menjadi pedoman bagi
penulis untuk menjadi penulis hebat secara bertahap butuh proses berlatih
menulis dan menulis.
KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA Gelombang ke28 Pertemuan ke : 30 Hari/Tanggal : Jumat, 17 Maret 2023 Judul Materi : Usaha Menerbitk...