Harapan
Nan Sirna
Oleh: Desmil Hendri
Suara burung bersiul
Kumandangkan nyanyian alam
Tandanya pagi akan menjelang
Membangunkan makluk yang akan berjuang
Menuju sebuah ruang yang didalamnya banyak pejuang
Langkahkan kaki telusuri jalan berlubang
Membawa asa yang
mulai usang
Tak terfikirbakan sebuah perjuang panjang
Perjuang yang tak berujung
Sekarang umur tak muda lagi
Sudah seperempat abad mengabdi
Menjadi pendidik
anak negri
Yang bergaji tak mencukupi
Yang sering dicaci, demi mencari sebuah jarum
Menghilangkan parang.
Namun tetap tegar
Menjalani rutinitas yang tak pasti
Tetap berharap dengan janji-janji mendapat kategori
Ternyata itu hanya sebuah mimpi
Mimpi yang tak bertepi mimpi sebuah harapan
Ternya kanya harapan yang sirna
Air Dingin, 3/01/2023
Tidak ada komentar:
Posting Komentar