Jumat, 17 Februari 2023

BUKU DARI KARYA TULIS ILMIAH

 

KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA PGRI

Gelombang Ke-28



 

Pertemuan ke         : 4

Hari/ Taggal          : Senin, 16 Januari 2023

Tema                     : Menulis Buku Dari Karya Ilmah

Moderator              : Nur Dwi Yanti, S.Pd

Narasumber           : Eko Daryono, S.Pd

Penulis Resume    : Desmil Hendri, S.Pd

 

Menulis merupakan sebuah proses kreatif yang menuangkan gagasan dalam dalam bentuk bahasa tulis dan tujuan, misalnya memberitahu, meyakinkan, atau menghibur, dan hasil dari proses kreatif ini biasa disebut dengan istilah karangan atau tulisan. Kegiatan menulis merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam seluruh proses belajar yang dialami oleh siswa. Kegiatan menulis mempunyai banyak keuntungan, yaitu dengan menulis kita dapat lebih menggali kemampuan dan potensi diri kita, melalui kegiatan menulis kita dapat mengembangkan berbagai gagasan. Menulis berarti mengorganisasikan gagasan secara sistematis serta mengungkapkannya secara tersirat, dengan tulisan dapat meninjau serta menilai gagasan sendiri secara objektif, dengan menuliskan di atas kertas akan memudahkan dalam pemecahan masalah. Tulisan beberapa karya tulis bisa dijadikan buku ilmiah yang akan digunakan sebagai bahan ajar dalam kegiatan belajar mengajar.

Sepenggal kalimat tanya bermunculan dibenak kita, Bisakah Karya Tulis Ilmiah dijadikan buku? Tentu saja jawaban nya bisa. Baagaimana menulis buku dari karya ilmiah? Jawabanya ada pada pertemuan kita malam ini.

Menulis Buku dari Karya Ilmiah kali ini dimotori oleh bapak Eko Daryono, S.Pd. Beliau biasa dipanggil dengan sapaan “Mr. Yons”, beliau adalah sosok guru yang bersahaja yang tergerak dan menggerakan untuk membawa dampak dampak perubahan baik untuk dirinya sendiri dan juga lingkungan sosialnya. Mr Yons adalah  sebagai penulis yang telah memiliki kompetensi yang mumpuni dalam bidang menulis, menjadi narasumber di berbagai kegiatan juga banyak lagi prestasi yang menjadikannya  sebagai sosok yang sangat berkompeten dibidangnya, sehingga pantas kalua kita acungkan jempol dan kita sambut kehadirannya untuk memberikan kita ilmu pada malam ini.

Pengertian Karya Tulis Ilmiah

Mr Yons menjelaskan bahwa KTI adalah tulisan hasil penelitian dan pengembangan dan atau tinjauan, ulasan (review) , kajian dan pemikiran sistematis yang dituangkan oleh perseorangan atau kelompok yang memenuhi kaidah ilmiah (Peraturan Kepala LIPI Nomor 2 Tahun 2014). Sedangkan kaidah ilmiah dalam KTI adalah:

1.    Logis, merupakan karya tulis yang memiliki logika penulisan. Penyajian data dan informasi secara runtut dapat diterima oleh pemikiran kebenaran ilmu.

2.    Objektif, berarti data dan informasi sesuai dengan fakta yang sebenar-benarnya. Pemberian bukti berbentuk teori dan fakta dilakukan dengan mengumpulkan berbagai jenis bahan pustaka, yang menjadi penunjang informasi dalam karya ilmiah.

3.    Sistematis, yakni menyajikan data dan informasi dari hasil kajian dengan mengikuti urutan pola pikir yang teratur, konsisten, dan berkelanjutan dan sistematika penulisan karya ilmiah.

4.    Andal, berarti kebenaran yang dimiliki di dalamnya telah teruji dari segi data dan informasi dan  diperoleh dengan perencanaan dan penggunaan metode pengumpulan data yang tepat.

5.    Desain, berfungsi untuk memperlancar kegiatan pengumpulan data dan informasi dengan penggunaan metode dan rancangan yang tepat.

6.    Akumulatif, berarti informasi yang disajikan merupakan hasil pengkajian dari berbagai sumber terpercaya. 

            Apa sajakah yang termasuk karya tulis ilmiah? karya tulis ilmiah terdiri dari dua jenis, yaitu karya tulis ilmiah non buku dan karya tulis ilmiah buku.  Karya tulis ilmiah non buku antara lain karya tulis ilmiah bidang akademis untuk mendapatkan gelar seperti tugas akhir, skripsi, tesis, dan disertasi. Karya tulis ilmiah hasil penelitian berupa PTK, PTS, best practice, makalah, artikel,  jurnal. Karya tulis ilmiah berupa ulasan atau resensi. Sedangkan karya tulis ilmiah buku berupa buku bahan ajar, yaitu diktat, modul, buku ajar, referensi. Buku pengayaan, yaitu monografi, buku teks, buku pegangan, dan buku panduan.

Struktur penulisan karya tulis ilmiah terdiri dari :

HALAMAN AWAL

BAGIAN ISI

BAB I PENDAHULUAN

          A. LATAR BELAKANG MASALAH

          B. RUMUSAN MASALAH

          C. TUJUAN PENELITIAN

          D. MANFAAT PENELITIAN

 

BAB II KAJIAN TEORETIS

          A. KAJIAN PUSTAKA

          B. HASIL PENELITIAN YANG RELEVAN

          C. KERANGKA PEMIKIRAN

          D. HIPOTESIS

 

BAB III METODE PENELITIAN

          A. JENIS PENELITIAN

          B. TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN

          C. SUBJEK PENELITIAN (POPULASI DAN SAMPEL)

          D. DATA DAN SUMBER DATA

          E. TEKNIK VALIDASI DATA

          F. TEKNIK PENGUMPULAN DATA

          G. TEKNIK ANALISIS DATA

 

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

          A. DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN

          B. HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS DATA

          C. PEMBAHASAN

 

BAB V PENUTUP

          A. SIMPULAN

          B. SARAN

 

HALAMAN AKHIR (DAFTAR PUSTAKA, LAMPIRAN-LAMPIRAN)

 

 

Perbedaan antara laoran penelitian dan buku

 

Laporan Penelitian

Buku

Sasaran pembacanya terbatas kalangan tertentu (terlebih jika sifatnya publikasi terbatas)

Sasaran pembacanya bisa semua kalangan yang memiliki interest terhadap isi buku

Sistematika penulisan dalam penomoran-penomoran sub bab yang kaku dan baku

Sistematika penulisan fleksibel disesuaikan dengan isi buku

Sajian datanya mulai dari data mentah hingga data yang diolah

Minim sajian data berupa data mentah. Umumnya hanya data yang berarti bagi pembaca saja yang dicantumkan

Bahasa baku yang butuh pemahaman

Bahasa mudah dipahami

 

Ber-ISBN

 

Bagaimana transpormasi Karya tulis ilmiah menjadi buku?. Berikut langkah-langkahnya :

1.  Memahami sistematika gaya penulisan KTI dengan gaya penulisan buku berbeda, sehingga diperlukan penyesuaian agar terkesan tidak kaku. Secara bahasa pun harus lebih luwes, bersifat lugas dan tidak lagi mencantumkan kata-kata seperti penelitian ini, peneliti, teman sejawat dan penulis.

2.   Memodifikasi judul KTI, menjadi judul yang memiliki daya tarik, unik dan mudah diingat tetapi mencerminkan isi buku dan bersifat subjektif.

3.   Memodifikasi sistematika dan gaya penulisan, tidak tercantum sub bab- sub bab yang membuat buku seperti terpisah-pisah. Dan menggabungkan bab jika dperlukan seperti menghilangkan bab 3 dan menggabungkan dengan bab 2 atau menarasikan bab 3 di awal pembahasan. Demikian juga pada bab penutup dan lampiran-lampiran.

Didalam mengkonversi Karya tulis ilmia menjadi buku ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan yaitu:

1.     Keaslian laporan hasil penelitian. Tindakan Plagiat tidak dibenarkan terlebih karya seperti PTK kadang tidak dicek keasliannya. Namun saat diterbitkan jadi buku, maka penulis harus yakin betul bahwa karya yang akan diterbitkan memang oroginal punya penulis sendiri

2.      Menghindari kompilasi yang terlalu banyak.

3.    Memilah dan memilih data yang dipublikasikan. Data matang saja yang disajikan agar buku berbobot dan tidak bombastis

4.      Modifikasi bahasa buku

5.  Hindari pengambilan sumber kutipan berantai atau pendapat yang kurang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah.

6.   Wajib menuliskan semua daftar Pustaka yang dipakai sebagai rujukan dalam buku untuk mendukung keabsahan buku.

7.      Memperhatikan kaidah penyusunan buku ber-ISBN khususnya jika akan dinilaikan untuk KP sesuai Buku 4 PKB

 

Transformasi KTI menjadi buku, memiliki kelebihan dan kekurangan, kelebihannya adalah semua bahan penulisan sudah tersedia. Sedangkan kekurangannya adalah sulit untuk mengubah gaya bahasa dari bahasa KTI menjadi bahasa buku. Apapun kesulitannya tidak menjadikan hal mustahil dilakukan jika mau berusaha dan pantang menyerah. Kebaikan nya penelitian yang sulit dipahami secara umum akan mudah dipahami karena informasi data akan disajikan dengan bahasa luwes dan lugas sehingga lebih mudah dipahami oleh pembaca. Semangat mentransformsi teman-teman, mari kita pilih dari KTI yang pernah kita buat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Usaha Menerbitkan Buku

KELAS BELAJAR MENULIS NUSANTARA Gelombang ke28 Pertemuan ke   : 30 Hari/Tanggal    : Jumat, 17 Maret 2023 Judul Materi     : Usaha Menerbitk...