KELAS
BELAJAR MENULIS NUSANTARA PGRI
Gelombang
Ke-28
Pertemuan ke : 3
Hari/ Taggal : Jumat, 13 Januari 2023
Tema : Gali Potensi Ukir Prestasi
Moderator : Aam Nurhasanah, S.Pd
Narasumber :
Aofiah Afifi, S.Pd
Penulis Resume :
Desmil Hendri, S.Pd
Mengenali
diri adalah salah satu hal utama yang harus dilakukan dalam hidup. Individu
yang mengenali dirinya akan menemukan kekurangan dan kelebihannya. Mengenali
kekurangan dan kelebihan penting untuk mengelola potensi dalam meraih
kesuksesan di masa depan. Untuk mengembangkan potensi juga diperlukan motivasi
diri yang kuat karena pengembangan potensi diri merupakan sebuah proses yang
dilakukan secara bertahap karena tidak ada individu yang langsung ahli dalam
segala hal yang dikerjakannya. Semua dicapai melalui proses yang kadang cukup
panjang sehingga memperoleh keberhasilan yang diinginkan.
Keberhasilan adalah dambaan dan impian setiap
orang, baik anak-anak, remaja, dewasa, maupun orang tua. Kata keberhasilan
identik dengan kata prestasi. Keberhasilan tidak hanya pada ruang lingkup yang
sempit, tidak selalu posisi teratas atau number one, melainkan juga berupa
proses pengenalan diri sehingga mengetahui serta menyadari kelebihan dan
kelemahannya. Selanjutnya mampu memanfaatkan kelebihan dan potensi yang masih
terpendam menjadi perilaku yang aktual. Hal ini merupakan pekerjaan besar yang
membutuhkan kekuatan internal yang luar biasa dan tidak semua orang bisa
melakukannya.
Berhubungan dengan potensi dan kesuksesan atau
keberhasilan, malam ini kegiatan KBMN PGRI ke -28 akan mengupas tuntas tentang
materi Gali potensi dan ukir prestasi
bersama narasumber yang sangat luar biasa beliau adalah Ibu Aam
Nurhasanah, S. Pd lahir di Cipanas, tanggal 12 agustus 1988. Menempuh
masa pendidikan mulai dari SD Negeri Bintangresmi 02, SMP Negeri 1 Cipanas, SMA
Negeri 1 Cipanas, Kuliah S1 di STKIP SETIA BUDHI Rangkasbitung, Prodi
DIKSASTRASIADA dan lulus tahun 2012. Saat ini, mengabdi sebagai Guru mata
pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri Satu Atap 4 Cipanas, Kabupaten Lebak,
Propinsi Banten. Beliau adalah peserta Pelatihan KBMN PGRI Angkatan
12 yang memulai karir sebagai blogger penulis pemula, melangkah
menjadi moderator, narasumber, kurator, sekarang sedang belajar menjadi editor
dari naskah peserta kelas belajar menulis Om Jay dan naskah teman-teman guru
lainnya. Dengan keuletan dan komitmen menulis setiap hari, penulis pernah
meraih Juara 1 Lomba Blog PGRI dan Juara 10 besar HUT AISEI kategori artikel
favorit.
Menutut Bu Aam untuk menggali diri dalam mengukir
prestasi yang pertama sekali dilakukan adalah mulailah dengan apa yang kita
sukai, karena setiap pekerjaan apapun akan selesai dengan baik jika dimulai
dengan hal yang paling disukai. Karena setiap apa yang kita sukai akan menjadi
hobi yang tak bisa ditinggalkan lagi, akan terus melekat dalam jiwa kita. Sebab
segala sesuatu jika i jadikan sebagi hobi maka kita akan melakukannya dengan
senang hati Begitu juga dalam menulis. Jadikanlah menulis itu sebagi hobi atau
pekerjaan yang kita sukai.
Namun bagi seorang penulis pemula ada ketakutan yang
mendalam untuk menjadikan menulis sebagai
hobi, karena takut tulisannya jelek, tidak meanarik atau tidak disukai pembaca,
di sesi tanya jawab Bu Aam memberi masukan dan motofasi tentang ketakutan peserta KBMN
yang sebagian besara adalah penulis pemula, dari beberapa urain yang saya simpulkan
diantaranya:
1.
Untuk menjadi penulis dengan
membuat motivasi diri yaitu ingin menulis seribu buku
2.
Untuk memunculkan ide dengan
cara memperhatikan apa yang kita lihat, apa yang kita dengar atau bisa juga
dengan cara membuka album poto. Dengan membuka album poto biasanya memuat
berbagai ragam cerita
3.
Untuk membagi waktu dengan
kegiatan lain yaitu dengan cara membuat skala prioritas, tentunya yang urgent
yang dikerjakan terlebih dahulu.
4.
Untuk mengatasi mood yang
naik turun dengan cara meninggalkan sejenak dan dapat diisi dengan refressing,
biasanya bu Aam karokean dan merajut.
Setiap
manusia apapun profesinya mempunyai keinginan untuk berprestasi. Karena dengan
berprestasi seseorang akan dapat menilai apakah dirinya sudah berhasil mencapai
bagian dari keinginan dalam hidupnya atau tidak, juga untuk membawa nama baik
bangsa dan negara jika memang bisa. Akhir kata mulai lah dari hal yang kecil
untuk mendapatkan dampak atau pengaruh yang berasar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar